Kegiatan Sosialisasi Pendataan Keluarga dan Kelompok Sasaran Bangga Kencana Bersama Mitra Tahun 2021 (Komisi IX DPR RI). Ade Rezki Pratama, SE, MM

Nagari Simarasok, Agam 25/09/21 Kegiatan Sosialisasi Pendataan Keluarga dan Kelompok Sasaran Bangga Kencana Bersama Mitra Tahun 2021 (Komisi IX DPR RI). Ade Rezki Pratama, SE, MM (anggota Komisi IX DPR RI) dalam sambutannya mengatakan ada beberapa poin bagi orang tua untuk mendidik anak agar menjadi orang sukses, perlu peran orang tua dalam menciptakan generasi emas, dari 1000 HPK sudah mulai direncanakan. Pada kesempatan ini Ade Rezki P. Menyebut Pendataan Keluarga tahun 2021 telah selesai dilaksanakan oleh BKKBN. PK 2021 ini juga akan mendapatkan data keluarga yang beresiko stunting, selain itu juga menitik beratkan kepada pengentasan stunting. Untuk itu PKB dan kader KB memiliki peran penting dalam upaya pencegahan stunting. Kader KB tidak hanya melakukan sosialisasi 2 anak cukup, namun juga mempunyai peran penting dalam mengatasi stunting, ucap Ade Rezki. Terkait vaksinasi ade rezki menghimbau untuk dapat berkenan melakukan vaksinasi, memang vaksinasi tidak menjamin akan terkena covid, namun setidaknya hal ini menjadi harapan untuk segera mengakhiri pandemi, ucapnya.
Kepala Biro SDM BKKBN Pusat Viktor Hasiholan Siburian, SE, M. Si mengatakan adapun indikator yang diukur dalam pendataan keluarga 2021 adalah: Indikator kependudukan, indikator keluarga berencana dan indikator pembangunan keluarga.
Sedangkan tujuan program pendewasaan usia perkawinan adalah memberikan pengertian dan kesadaran kepada remaja agar didalam merencanakan keluarga, mereka dapat mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan dengan kehidupan berkeluarga, kesiapan fisik,mental,emosional,pendidikan,sosial,ekonomi
Pada kesempatan ini Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Fatmawati, ST . M. Eng mengatakan dengan ditunjuknya Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, sebagai ketua pelaksana program percepatan penurunan stunting oleh presiden, Joko Widodo, maka tugas yang diemban oleh BKKBN semakin bertambah. Sebagai implikasi mandatory ini, BKKBN sudah membentuk Satgas penanganan Stunting diseluruh Provinsi di Indonesia, termasuk di Sumatera Barat.