Lawan LGBT Melalui Pemilihan Duta Genre

Penyakit LGBT (Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender) merupakan salah satu penyakit penyimpangan seksual yang telah banyak merusak generasi bangsa. Selain LGBT bahaya lain yang sangat meresahkan dan dapat merusak generasi muda (generasi milenial) adalah Pornografi, Narkoba dan HIV AIDS. Melihat kondisi generasi milenial saat ini Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Malam Puncak Ajang Kreatifitas Produktifitas Remaja Genre Sumatera Barat (1/5) bertempat di Hotel Kryiad Bumi Minang. Rangkaian kegiatan pemilihan Duta Genre sudah dimulai sejak tanggal 13 April 2019 dengan melakukan techninal meeting terlebih dahulu. Sedangalan dari tanggal 29 April sampai tanggal 2 Mei 2019, selurug peserta memasuki tahap karantina. Didalam karantina peserta mendapat pembekalan materi seperti Pemahaman Agama, Psikologi, Public Speaking, Beauty Class, Program KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga) dan Bahaya LGBT. Tentunnya narasumber – narasumber yang dihadirkan adalah para narasumber yang berkompeten dibidangnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat H. Syahruddin, SH, M.Si sebagai Ketua Pelaksana kegiatan mengatakan dari 19 Kabupaten / Kota di Sumatera Barat hanya 2 Kabupaten saja yang tidak mengirimkan utusannya yaitu Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Mentawai. Pemilihan Duta Genre sudah berjalan selama 9 tahun dimulai sejak tahun 2010 sampai dengan tahun ini. Selain itu kegiatan ini bekerjasama dengan Gerakan Pramuka Sumatera Barat demi menyiapkan generasi remaja dalam menghadapi Bonus Demografi dan perang terhadap Triad KRR (Tidak Nikah di Usia Anak, Tidak Melakukan Penyimpangan Seksual / LGBT dan Tidak Menggunakan Napza). Ketua Pelaksana tak lupa memberikan ucapan terima kasih kepada para Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten dan Kota, Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat, Forum Genre Sumatera Barat dan para narasumber yang sudah membantu mensukseskan kegiatan ini.

Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN H. Nofrijal, MA mengapresiasi kegiatan ini, karena Sumatera Barat satu – satunya Provinsi yang melakukan proses Pemilihan Duta Genre dari Tingkat Kabupaten / Kota. “Datuk Genre” julukan Sestama BKKBN dari Forum Genre Sumbar berpesan kepada generasi remaja untuk menyiapkan diri menghadapi bonus demografi, karena Provinsi Sumatera Barat sedang dalam proses memasuki gerbang bonus demografi tersebut. Lebih lanjut lagi Datuk Genre mengajak generasi remaja untuk berjuang mewujudkan 5 zero yaitu zero pernikahan di usia anak, zero penyimpangan prilaku seksual (LGBT), zero kasus narkoba, zero HIV AIDS, zero pornografi dan pornoaksi.

Sejalan dengan itu Wakil Gubernur Sumatera Barat H. Nasrul Abit sekaligus Ka. Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat dalam sambutannya mengatakan “Perang terhadap LGBT dan Narkoba yang merupakan salah satu penyakit yang dapat merusak generasi muda harus dilakukan secara bersama, serta diharapkan melalui kegiatan ini para remaja bisa dapat lebih produktif sehingga dapat membanggakan kedua orang tua”. Lebih lanjut ujar Wagub Sumbar, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sedang mengkaji dan menyusun Peraturan Daerah (Perda) yang berkaitan langsung dengan LGBT. Tak lupa Wagub Sumbar mengucapkan terima kasih kepada BKKBN karena terus melibatkan Pramuka dalam setiap kegiatan, dan diharapkan sinergisitas ini terus berlanjut sehingga kita dapat bersama menyiapkan generasi remaja yang lebih berkualitas.

Pada kegiatan ini dilakukan penandatangan Ikrar Forum Genre Sumatera Barat oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Sestama BKKBN, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat dan seluruh pejabat dari Provinsi dan Kabupaten / Kota yang hadir. Pada Malam Puncak Ajang Kreatifitas Produktifitas Remaja Genre Sumatera Barat terpilih sebagai pemenang atas nama – nama sebagai berikut, Juara I Pioren Odilia Fitri (Padang) dan Jayandra (Pesisir Selatan), Runner Up I Reza Aditya Ilhamdi (Padang) dan Fahada Yusra (Kota Solok), dan Runner Up II Raihan Efel Maulana (Padang Panjang) dan Rifka Zikria (Tanah Datar). Setelah dari kegiatan di Tingkat Provinsi pemenang Juara I akan mengikuti pemilihan lebih lanjut ke Tingkat Nasional.(fathur/humas)